54 Orang Dimutasi, 17 Guru Promosi Jadi Kepsek

Tim/jendelaberita.co.id
PELANTIKAN:Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan melantik 54 ASN di aula maja labo dahu Kantor Wali Kota Bima, Jumat (13/2) pagi tadi. 

KOTA BIMA-Pemerintah Kota Bima kembali melakukan penyegaran di sektor pendidikan. Sebanyak 54 aparatur sipil negara (ASN) lingkup Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan pengawas di bawah Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Kota Bima resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya, Jumat pagi (13/2), di Aula Maja Labo Dahu.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut dipimpin Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Bima Nomor 800.1.3.3/348/BKPSDM/II/2026.

Dari total 54 pejabat yang dilantik, sebanyak 17 orang merupakan promosi dari guru menjadi kepala sekolah. Selain itu, satu orang guru diangkat menjadi fungsional di UPT PLUT Diskoperindag. Sementara sisanya merupakan kepala sekolah yang mengalami pergeseran atau rotasi.

Dalam arahannya, Feri Sofiyan menegaskan bahwa mutasi dan promosi merupakan hal yang biasa dalam birokrasi. Menurutnya, setiap ASN harus siap ditempatkan di mana saja sesuai kebutuhan organisasi.

“Dalam mutasi mungkin ada rasa bahagia, sedih, bahkan kesal. Tapi itu hanya perspektif. Dalam sumpah ASN, kita harus siap ditempatkan di mana saja,” ujarnya.

Feri juga menekankan bahwa jabatan kepala sekolah bukanlah jabatan struktural utama. Melainkan jabatan tambahan dari tugas utama sebagai pendidik.

“Jabatan kepala sekolah hanya jabatan tambahan. Hakikatnya, kita semua adalah pahlawan tanpa tanda jasa,” tegasnya.

Dia memastikan bahwa rotasi dan promosi dilakukan bukan atas dasar suka atau tidak suka. Melainkan kebutuhan organisasi serta pertimbangan pengembangan dunia pendidikan.

“Rotasi dan mutasi hari ini bukan karena like and dislike, tetapi berdasarkan kebutuhan dan pengembangan pendidikan. Semua melalui proses dan mengacu pada aturan yang berlaku,” katanya.

Feri berharap para kepala sekolah dan pengawas yang dilantik dapat menerima amanah dengan lapang dada serta mampu menjalankan tugas secara profesional.

“Saya ucapkan selamat kepada yang dilantik. Mudah-mudahan bisa menerima amanah ini dengan lapang dada,” tuturnya.

Lebih jauh, dia menegaskan pentingnya peran guru dan kepala sekolah dalam membentuk generasi bermoral di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Menurutnya, pemerintah daerah akan berdiri di garis depan untuk melindungi guru apabila menghadapi persoalan dalam menjalankan tugasnya.

Di juga berharap kepala sekolah dan guru mampu menciptakan generasi bermoral. Tantangan ke depan semakin berat. 

"Jika ada persoalan yang dihadapi guru, kami akan berada di garis depan untuk menghadapi, karena guru adalah ujung tombak dalam mewujudkan generasi emas 2045,” pungkasnya. (Tim) 

Posting Komentar untuk "54 Orang Dimutasi, 17 Guru Promosi Jadi Kepsek"