![]() |
| Tim/jendelaberita.co.id PEMBUKAAN:Pembukaan rapat CDM KONI NTB dengan kabupaten kota, di aula Graha Praja Kantor Gubernur NTB, Jumat (17/4) siang tadi. |
KOTA MATARAM-Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Nusa Tenggara Barat mulai mematangkan persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026. Salah satunya melalui rapat koordinasi yang diikuti para Ketua KONI kabupaten/kota, Chief de Mission (CDM), serta operator, Jumat (17/4), di Aula Graha Praja Kantor Gubernur NTB.
Ketua KONI NTB Mori Hanafi mengatakan rapat tersebut merupakan pertemuan perdana CDM dan kemungkinan masih akan dilanjutkan dalam beberapa kali pertemuan ke depan. “Rapat ini sangat penting karena waktu pelaksanaan Porprov sudah semakin dekat,” ujarnya saat menyampaikan sambutan.
Ia menyinggung pelaksanaan Porprov sebelumnya pada 2023 yang dinilai cukup mepet. Saat itu, ajang olahraga multi event tersebut mengalami penundaan dari jadwal semula pada 2022 akibat pandemi COVID-19 serta keterbatasan anggaran.
“Karena pengalaman itu, kami bertekad pelaksanaan kali ini harus jauh lebih baik dan lebih matang,” tegasnya.
Dalam rapat tersebut, sejumlah isu krusial dibahas. Di antaranya terkait hasil pendaftaran atlet dan ofisial. Mori mengungkapkan, terdapat 115 nomor pertandingan yang belum dapat dipertandingkan karena tidak ada peserta yang mendaftar.
Selain itu, beberapa KONI kabupaten/kota juga mengajukan permohonan perpanjangan masa pendaftaran selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu pekan depan. Ia mengimbau daerah yang akan melakukan perbaikan data agar segera menyiapkan dokumen sejak sekarang.
Salah satu kendala yang dihadapi, lanjutnya, adalah baru terbentuknya KONI Kabupaten Bima, sehingga proses administrasi masih dalam tahap penyesuaian. Setelah masa perpanjangan ditutup, barulah dapat dipastikan jumlah nomor pertandingan yang benar-benar tidak terisi.
Tak hanya itu, rapat juga membahas skema dana sharing, khususnya untuk akomodasi kontingen. Untuk Kota Mataram sebagai tuan rumah, penginapan direncanakan mulai dari hotel bintang empat. Namun, karena keterbatasan kapasitas, hotel nonbintang juga akan dimanfaatkan.
“Nilai sharing akomodasi ditetapkan sebesar Rp100 ribu per orang per hari,” uangkapnya.
Penempatan kontingen nantinya akan disesuaikan berdasarkan cabang olahraga dengan tetap memperhatikan standar hotel yang telah ditetapkan, termasuk penyediaan konsumsi ringan.
Isu lain yang turut menjadi perhatian adalah nomor pertandingan serta potensi mutasi atlet. Mori menegaskan, persoalan tersebut harus segera dituntaskan agar tidak mengganggu jalannya kompetisi.
Sementara itu, Wakil Ketua KONI NTB, Suhaimi, mengungkapkan bahwa jumlah peserta yang telah terdata dalam sistem SPORTA mencapai 4.542 orang.
“Data ini masih dinamis dan kemungkinan akan bertambah setelah masa perpanjangan pendaftaran,” pungkasnya. (Tim)

Posting Komentar untuk "Matangkan Porprov NTB 2026, KONI Gelar Rapat Perdana CDM"