![]() |
| IST/jendelaberita.co.id TINJAU:Sekretaris Daerah Kota Bima HM Fakhrunraji bersama tim dari World Bank meninjau lokasi di Ama Hami, Rabu (22/4) siang tadi |
KOTA BIMA-Tim misi monitoring program National Urban Flood Resilience Project (NUFReP) bersama World Bank dan perwakilan Kementerian PUPR meninjau progres pembangunan Kolam Retensi Amahami, Senin (21/4).
Dalam kunjungan tersebut, Sekretaris Daerah Kota Bima HM Fakhrunraji, turut mendampingi bersama Kepala Bappeda dan Kepala Dinas Perkim. Peninjauan ini merupakan bagian dari monitoring dan evaluasi pelaksanaan program NUFReP di daerah tersebut.
Tim melihat langsung kondisi pembangunan kolam retensi yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan. Proyek ini menjadi salah satu infrastruktur strategis untuk pengendalian banjir di wilayah perkotaan. Fungsinya menampung limpasan air saat curah hujan tinggi, sehingga dapat mengurangi risiko genangan di titik rawan.
Fakhrunraji menegaskan komitmen Pemkot Bima dalam memperkuat ketahanan terhadap banjir melalui pembangunan infrastruktur terintegrasi dan kolaborasi lintas sektor.
“Melalui program NUFReP dan dukungan World Bank serta Kementerian PUPR, kami berharap pembangunan ini selesai tepat waktu, berkualitas, dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain peninjauan lapangan, kegiatan juga diisi diskusi teknis antara Pemkot Bima, World Bank, dan Kementerian PUPR. Pembahasan meliputi progres pekerjaan, kendala di lapangan, serta strategi pengelolaan risiko banjir ke depan.
Pemkot Bima optimistis, dengan dukungan pemerintah pusat dan mitra internasional, proyek kolam retensi tersebut mampu menjadi solusi jangka panjang dalam mengurangi dampak banjir sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan. (Tim)

Posting Komentar untuk "Tim Bank Dunia Tinjau Proyek Kolam Retensi Ama Hami"