Spensa Olympiade Grand Top 2026 Diserbu Peserta, Hasil Real Time Berbasis Online

Tim/jendelaberita.co.id
PEMBUKAAN:Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan bersama Kepala SMPN 1 Kota Bima Abdi didampingi Wali Kota Bima HA Rahman H Abidin membuka 
Spensa Olympiade Grand Top 2026, di halaman SMPN 1 Kota Bima, Minggu (3/5) pagi tadi

Aji Man : “Jangan takut bermimpi. Masih banyak jalan untuk meraih pendidikan, termasuk berbagai beasiswa,”

KOTA BIMA-Ajang Spensa Olympiade Grand Top 2026 yang digelar di SMPN 1 (Spensa) Kota Bima, Minggu (3/5) pagi, mendapat antusiasme tinggi. Kegiatan yang awalnya menargetkan 300 peserta itu justru membludak hingga lebih dari 400 siswa dari Kota Bima, Kabupaten Bima, hingga Dompu.

Event tersebut dihadiri Wali Kota Bima HA Rahman H Abidin, Wakil Wali Kota Feri Sofiyan, serta Kepala Dikpora Kota Bima Mahfud.

Kepala SMPN 1 Kota Bima Abdi menjelaskan kegiatan ini digelar untuk mendorong mutu pendidikan sekaligus mengembangkan minat dan bakat siswa.

“Ajang ini tidak hanya untuk tingkat kota, kabupaten dan Dompu, tetapi akan berlanjut ke tingkat nasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, lomba mencakup sejumlah mata pelajaran, yakni agama, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, matematika, dan IPAS. Seluruh proses ujian dilakukan secara online, sekaligus memperkenalkan sistem ujian berbasis teknologi yang dimiliki SMPN 1.

“Keunggulannya, hasil bisa langsung diketahui. Sepuluh besar muncul secara real time,” jelasnya.

Selain itu, peserta yang masuk 10 besar akan langsung lolos tanpa tes lanjutan. Sementara 20 besar mendapatkan fasilitas kursus gratis. Kegiatan ini juga dirancang menjadi agenda tahunan dengan biaya pendaftaran Rp30 ribu per peserta.

Pembukaan kegiatan ditandai dengan pembunyian sirine oleh Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, disaksikan Wali Kota dan Kepala Dikpora.

Wali Kota HA Rahman H Abidin mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai ajang ini sebagai energi positif bagi generasi muda.

“Saya sangat senang melihat kegiatan ini. Ini penuh semangat dan mimpi anak-anak,” kata Aji Man sapaan akrabnya. 

Ia juga mendorong sekolah lain untuk menggelar kegiatan serupa. Menurutnya, lomba seperti ini tidak sekadar kompetisi, tetapi menjadi wadah melahirkan generasi yang kompetitif dan berkarakter.

Wali kota juga memuji lingkungan SMPN 1 yang asri dan nyaman. Ia mengajak sekolah lain untuk mulai menciptakan suasana belajar yang hijau dan kondusif.

“Lingkungan yang nyaman membuat anak-anak tenang belajar,” katanya.

Terkait mata lomba, ia menilai pilihan yang diangkat sangat relevan. Agama membentuk karakter, bahasa sebagai identitas, Bahasa Inggris membuka wawasan global, matematika melatih logika, dan IPAS mengasah kemampuan analisis.

Di akhir sambutannya, ia menitipkan pesan kepada para siswa agar berani bermimpi.

“Jangan takut bermimpi. Masih banyak jalan untuk meraih pendidikan, termasuk berbagai beasiswa,” pesannya. (Tim) 

Posting Komentar untuk "Spensa Olympiade Grand Top 2026 Diserbu Peserta, Hasil Real Time Berbasis Online"