![]() |
| Tim/jendelaberita.co.id TERTAWA:Pimpinan daerah tertawa lepas usai lomba tarik tambang di halaman kantor wali kota, Rabu (12/8) pagi tadi. |
![]() |
| Tim/jendelaberita.co.id |
"Hari ini kita hadir dengan wajah berbeda. Seragam, dokumen target kerja dan lainnya kita tinggalkan dulu. Hari ini kita berkumpul untuk tertawa, bergembira dan bersilaturahmi," katanya.
Menurut Rahman, kemerdekaan tidak semata-mata dimaknai melalui upacara dan pengibaran bendera. Lebih dari itu, kemerdekaan harus diwujudkan melalui kegembiraan, kebersamaan, serta semangat gotong royong.
"Karena kemerdekaan bukan hanya tentang upacara dan bendera yang berkibar. Tetapi juga kegembiraan, kebersamaan dan gotong royong. Itulah semarak kegiatan ini," ujarnya.
Berbagai perlombaan sederhana pun digelar. Meski terlihat ringan dan menghibur, setiap lomba memiliki filosofi yang berkaitan dengan kehidupan bermasyarakat dan pembangunan daerah.
Salah satunya lomba tarik tambang. Menurut Rahman, lomba tersebut menggambarkan pentingnya kerja bersama dalam mencapai tujuan.
"Tarik tambang dilakukan bersama-sama. Itu seperti membangun daerah. Kalau dilakukan bersama-sama, insyaallah pembangunan daerah akan mampu kita capai," jelasnya.
Dia menegaskan, kemenangan bukan menjadi tujuan utama dalam kegiatan tersebut. Yang jauh lebih penting adalah menjaga kebersamaan dan kekompakan antarpeserta.
"Menang adalah bonus. Tapi kebersamaan jauh lebih penting. Bermain dengan sportif. Jatuh, bangun lagi," pesannya.
Sementara itu, Koordinator Lomba HUT RI ke-81 yang juga Kepala DLH Kota Bima, Syahrial Nuryadin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI.
Menurutnya, kegiatan tersebut dirancang sebagai momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan, kekompakan, gotong royong, sportifitas, dan nasionalisme di lingkungan Pemkot Bima.
"Kegiatan ini bagian dari rangkaian HUT RI sekaligus momentum memperkuat semangat kebersamaan. Tema yang kita junjung adalah sportifitas dan nasionalisme," kata Syahrial.
Kegiatan berlangsung selama satu hari dengan tujuh jenis perlombaan. Peserta berasal dari jajaran Pemkot Bima, mulai dari pejabat eselon II hingga staf. Seluruh rangkaian lomba dipusatkan di halaman Kantor Wali Kota Bima.
Syahrial menegaskan, kegiatan tersebut bukan semata-mata untuk memperebutkan juara. Nilai yang ingin dibangun justru terletak pada kekompakan dan kebersamaan seluruh jajaran pemerintah daerah.
"Ini bukan untuk mencari juara. Yang paling penting adalah menjaga kekompakan, gotong royong dan kebersamaan," tegasnya.
![]() |
| Tim/jendelaberita.co.id |
Momen tersebut sekaligus menjadi simbol bahwa semangat kebersamaan dan kerja sama harus menjadi kekuatan utama dalam menjalankan roda pemerintahan serta membangun Kota Bima. (Tim)



Posting Komentar untuk "Lupakan Sejenak Seragam dan Target Kerja, ASN Pemkot Bima Adu Kompak"