![]() |
| Tim/jendelaberita.co.id PEMILIHAN: Pemilihan ketua RT dan RW di lingkungan BTN, Kelurahan Panggi. Minggu (13/9) malam lalu. |
KOTA BIMA-Pemilihan Ketua RT 09, RT 10, dan RW 05 di Lingkungan BTN Muhajirin, Kelurahan Panggi, berlangsung tanpa persaingan. Tiga kandidat yang diusulkan warga ditetapkan secara aklamasi dalam pemilihan yang digelar, Minggu (13/9).
Pemilihan berlangsung di depan Musala Al Mutadin. Hasilnya, Ustaz Ibrahim H. Mahmud kembali dipercaya memimpin RT 09. Sementara Muhammad Saleh terpilih sebagai Ketua RT 10 dan Zulkifli dipercaya memimpin RW 05.
Ketiga nama tersebut menjadi satu-satunya kandidat yang diusulkan warga. Sebelum pemilihan digelar, warga telah melakukan rembuk bersama untuk menentukan figur yang dinilai siap mengemban amanah di lingkungan mereka.
Ketua panitia pemilihan, Ishaka mengatakan proses pemilihan berlangsung lancar karena warga telah mencapai kesepakatan sebelum hari pencoblosan.
"Semua berjalan lancar, tanpa memunculkan konflik sedikit pun," ujarnya pada jendelaberita.co.id, Rabu (16/9) malam ini.
Suasana pemilihan turut mendapat perhatian dari jajaran Kelurahan Panggi dan Ketua LPM. Ketua DPRD Kota Bima Syamsurih juga hadir menyaksikan langsung proses pemilihan.
Syamsurih mengapresiasi pelaksanaan pemilihan yang berlangsung tertib dan tanpa perselisihan.
“Kami sangat bersyukur seluruh warga bisa melaksanakan pesta demokrasi ini tanpa ada perselisihan,” ujarnya.
Kehadiran Syamsurih tidak sekadar menyaksikan proses pemilihan. Dia juga menyerahkan bantuan Rp5 juta untuk Majelis Taklim setempat. Selain itu, bantuan diberikan untuk pembangunan toilet dan tempat wudu Masjid Al Muhajirin Rp 1,5 juta.
Sementara itu, Ketua RT 10 terpilih, Muhammad Saleh, mengaku bangga mendapat kepercayaan dari warga. Meski jabatan yang diembannya berada di tingkat lingkungan, dia menilai tanggung jawab tersebut tetap memiliki beban moral yang besar.
“Saya akan mengemban amanah ini sebagai bentuk ibadah,” pungkasnya. (Tim)

Posting Komentar untuk "Tanpa Rival, Tiga Ketua RT-RW Terpilih Aklamasi"