Kemah Pramuka ke-65 Digelar, Seribu Pelajar Ditempa Jadi Agen Perubahan

Tim/jendelaberita.co.id
PENGAMATAN:  Penyematan Tanda Ikut Serta Kegiatan (Tiska) kepada peserta yang telah mengikuti Jambore Nasional di Cibubur, Jakarta., saat upacara pembukaan kemah pramuka di bumi perkemahan Sambinae, Sabtu (3/10) pagi tadi. 

KOTA BIMA – Seribu lebih anggota Pramuka dari berbagai jenjang pendidikan di Kota Bima mengikuti perkemahan dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65 sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan dipusatkan di Bumi Perkemahan Sambinae dan berlangsung 2–7 Oktober 2026.

Perkemahan tersebut diikuti 967 peserta yang terdiri atas 440 peserta putra dan 527 peserta putri. Mereka didampingi 142 pembina, masing-masing 67 pendamping putra dan 75 pendamping putri.

Kegiatan yang digelar Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Bima itu mengusung berbagai aktivitas dan lomba teknik kepramukaan. Pesertanya berasal dari tingkat SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA se-Kota Bima.

Ketua Panitia, Hj Sofia Ismail mengatakan, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda peringatan Hari Pramuka. Perkemahan menjadi ruang bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan mental, fisik, intelektual, spiritual, dan sosial.

"Selain rangkaian kegiatan kepramukaan, panitia juga menyiapkan pembagian piala bagi para pemenang lomba Gerak Jalan Pramuka," ujarnya saat menyampaikan laporan panitia. 

Tim/jendelaberita.co.id

Plt Asisten I Setda Kota Bima Ahsanunrrahman dalam amanatnya mengatakan peringatan Hari Pramuka dan HUT RI menjadi momentum penting untuk membentuk karakter generasi muda.

Kegiatan perkemahan tidak boleh hanya dimaknai sebagai seremoni. Namun menjadi bagian dari proses pembinaan generasi muda agar mampu menjadi agen perubahan. 

"Ini bukan hanya seremoni. Kegiatan ini untuk menempa adik-adik menjadi agen perubahan," tuturnya. 

Dia juga meminta peserta yang telah mengikuti Jambore Nasional di Cibubur, Jakarta, agar membagikan pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh kepada rekan-rekannya.

Ahsanunrrahman berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat diikuti dengan baik. Nilai-nilai kebersamaan, kepemimpinan, kedisiplinan, dan gotong royong yang diperoleh selama perkemahan, kata dia, harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Ilmu yang diperoleh selama kegiatan ini jangan berhenti di perkemahan. Terapkan dalam kehidupan sehari-hari," pesannya.

Dia juga mengajak anggota Pramuka ikut mendukung program Pemerintah Kota Bima dalam mewujudkan Kota Bima yang "BISA", yakni Bersih, Indah, dan Asri.

Para peserta juga diingatkan untuk menjauhi narkotika, menjaga persaudaraan, serta mengamalkan nilai-nilai Dasa Darma Pramuka.

Kepada para pembina, Ahsanunrrahman berpesan agar terus memberikan pendampingan dan memastikan keamanan peserta selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

"Saya berharap para pembina terus menjaga dan mendampingi anak-anak selama kegiatan," katanya.

Dalam pembukaan kegiatan, sebelumnya juga dilakukan penyematan Tanda Ikut Serta Kegiatan (Tiska) kepada peserta yang telah mengikuti Jambore Nasional di Cibubur, Jakarta. (Tim) 

Penyematan tanda peserta juga dilakukan oleh Plt Asisten I kepada dua perwakilan peserta sebagai simbol dimulainya rangkaian perkemahan Pramuka ke-65 tingkat Kota Bima.

Kegiatan tersebut berpedoman pada Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka serta Program Kegiatan Kwartir Cabang Kota Bima Tahun 2026.

Posting Komentar untuk "Kemah Pramuka ke-65 Digelar, Seribu Pelajar Ditempa Jadi Agen Perubahan"