![]() |
| Tim/jendelaberita.co.id PEMBUKAAN: Ketua KONI Kota Bima Alfian Indra Wirawan menyampaikan sambutan rapat koordinasi dan konsultasi di aula kantor Wali kota, Sabtu (1/11) pagi tadi. |
KOTA BIMA-Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bima menggelar Rapat Koordinasi dan Konsultasi tahun 2025 di aula Kantor Wali Kota Bima, Sabtu (1/11) pagi. Agenda ini menjadi forum evaluasi sekaligus penentuan langkah strategis menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB.
Ketua Panitia M Irfan menyampaikan kegiatan tersebut merupakan amanat AD/ART organisasi. Selain merumuskan program, rapat juga menampung aspirasi dan masukan dari cabang olahraga (cabor) demi meningkatkan prestasi Kota Bima.
“Ini langkah awal menghadapi Porprov, kita membuka ruang saran untuk memajukan olahraga daerah,” ujarnya.
Ketua KONI Kota Bima Alfian Indra Wirawan menegaskan, rapat ini menjadi penutup rangkaian kerja tahunan KONI. Ia menyoroti efisiensi yang dilakukan organisasi, termasuk rencana perampingan kepengurusan karena banyak nama yang tidak aktif.
“Kita akan rampingkan struktur agar lebih efektif,” tegasnya.
Alfian juga membeberkan alokasi anggaran KONI sebesar Rp1,5 miliar yang telah didistribusikan ke cabor untuk pembinaan. Namun, beberapa cabor belum menerima karena belum melengkapi kepengurusan. Ia meminta semua pengurus segera menyelesaikan administrasi.
Terkait jadwal Porprov NTB, Alfian mengatakan masih menunggu keputusan pemerintah provinsi. “Kalau pun jadi digelar pertengahan tahun depan, kita tetap siap. Saat ini kita menunggu arahan Gubernur NTB,” katanya.
Ia menambahkan perhatian khusus Wali Kota Bima terhadap prestasi olahraga. Target perbaikan ditempatkan pada cabor panjat tebing dan bela diri. “Kita harus selektif. Jangan hanya ramai jumlah atlet, tapi benar-benar berpotensi meraih medali,” tegasnya.
Asisten I Setda Kota Bima Alwi Yasin yang hadir mewakili Wali Kota, mengungkapkan kondisi fiskal daerah sangat terbatas. Pendapatan yang biasanya mencapai Rp1,1 triliun kini turun menjadi sekitar Rp700 miliar.
“Banyak kegiatan tapi anggaran tidak tersedia, sebagian besar tersedot untuk gaji pegawai, termasuk P3K,” jelasnya.
Meski begitu, Alwi mengajak seluruh pengurus dan atlet tetap optimis. “Keterbatasan bukan alasan. Justru ini momentum membuktikan kita tetap bisa berprestasi,” tegasnya.
Dengan berbagai tantangan, KONI Kota Bima berkomitmen untuk tetap mempersiapkan kontingen terbaik, sembari menata organisasi lebih efisien demi kejayaan olahraga daerah. (Tim)

Posting Komentar untuk "KONI Kota Gelar Rapat Koordinasi, Bahas Efisiensi dan Persiapan Porprov NTB"