Banjir Bandang Lumpuhkan Kota Bima,

Tim/jendelaberita.co.id
CEK: Wali Kota Bima HA Rahman H Abidin mengecek kondisi korban banjir di tenda darurat di halaman kantor wali kota, saat simulasi bencana, Rabu (19/11) pagi tadi. 

25 Warga Jadi Korban, Status Tanggap Darurat Ditetapkan

Hujan deras mengguyur wilayah Kota dan Kabupaten Bima sejak kemarin. Hingga hari ini hujan masih terus turun. Ancaman bencana banjir semakin tampak di depan mata.

Febrianto Niko S // jendelaberita.co.id

Kota Bima kembali diguncang bencana, Rabu (19/11) pagi tadi. Hujan lebat yang mengguyur sejak pukul 04.45 Wita membuat debit sungai di wilayah Ntobo meluap hingga mendekati tebing sungai. BMKG sebelumnya telah mengeluarkan peringatan potensi hujan deras dengan dampak signifikan di sejumlah wilayah kota.

Pukul 09.35 Wita, Tim Siaga Bencana Kelurahan (TSBK) Penatoi melaporkan terjadi banjir bandang yang menerjang kawasan Penatoi dan sekitarnya. Beberapa warga terseret arus dan sebagian besar membutuhkan evakuasi segera.

Menerima laporan tersebut, Pusdalops BPBD Kota Bima langsung menginformasikan situasi kepada Kepala Pelaksana BPBD A. Faruk. Lima menit kemudian, Kepala Pelaksana mengerahkan tim kaji cepat untuk menilai cakupan bencana, jumlah korban, kerusakan, hingga kebutuhan mendesak. Tim terdiri dari unsur BPBD, PUPR, TNI, Polri, BSMI, PSC 119, dan PMI.

Pukul 09.50 Wita, tim tiba di lokasi dan melakukan pendataan cepat. Hasilnya, terdapat 25 warga menjadi korban, terdiri dari:

2 meninggal dunia

9 luka kritis (termasuk ibu hamil)

9 luka ringan

5 masih bisa berjalan sendiri

Tim/jendelaberita.co.id
PROSES:Tim medis dan relawan mengevakuasi korban banjir di halaman kantor wali kota. 

Beberapa kelurahan juga terdampak, akses jalan tertutup, membuat kota menjadi lumpuh. Ini terjadi di Jalan Soekarno Hatta, sekitar Kelurahan Penatoi, Paruga, dan daerah lainnya.

Tim kaji cepat kemudian melaporkan kebutuhan mendesak, meliputi 10 unit ambulans, air bersih, tenaga evakuasi, tenda korban dan tenda pengungsian, logistik, alat berat, serta dapur umum.

Mendapat laporan tersebut, Kepala Pelaksana BPBD memerintahkan penyiapan pos komando darurat. Informasi terkini juga langsung dilaporkan kepada Wali Kota Bima, termasuk rekomendasi penetapan status tanggap darurat.

Wali Kota Bima HA Rahman H Abidin kemudian menggelar rapat terbatas bersama OPD terkait. Hasilnya, diterbitkan Surat Pernyataan Bencana serta penetapan Status Tanggap Darurat selama 7 hari. Kepala Pelaksana BPBD ditunjuk sebagai Komandan Penanganan Darurat Banjir Bandang.


Tim/jendelaberita.co.id
DAPUR:Tim Brimob dan relawan membangun fasilitas dapur umum. 

Seluruh unsur gabungan langsung bergerak. BPBD dan TSBK mendirikan tenda darurat. Dinas Sosial bersama Tagana mendirikan tenda pengungsian dan menyiapkan layanan bagi warga terdampak. Pusat penanganan banjir pagi tadi dipusatkan di halaman Kantor Wali Kota Bima.

SAR dan tim medis melakukan evakuasi serta penanganan korban. TNI dan Polri membantu evakuasi, pengamanan, serta pengaturan arus lalu lintas. Dishub, Satpol PP, dan organisasi komunikasi juga turun memperkuat dukungan lapangan.

Suasana halaman Kantor Wali Kota sangat sibuk. Ambulans lalu-lalang mengangkut korban banjir. Relawan dan tim medis sibuk mengevakuasi dan menangani korban di tenda khusus penanganan bencana.

Tidak hanya itu, mereka juga melakukan penanganan lanjutan di tenda Dinsos dan BPBD. Penanganan dilakukan sesuai standar medis.

Tim Brimob sibuk menyiapkan dapur umum bersama Tagana Dinsos. Mereka bergerak cepat menyiapkan makanan untuk korban dan warga.

Seusai operasi penanganan, seluruh koordinator tim melaporkan hasil kegiatan kepada Komandan Penanganan Darurat. BPBD memastikan penanganan bencana telah dilakukan sesuai prosedur dan seluruh langkah prioritas berhasil dijalankan.

Itu lah simulasi penanganan bencana yang dilakukan bersama dalam menghadapi bencana banjir.

Tim/jendelaberita.co.id
SAMBUTAN:Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro SIK M.Si menyampaikan sambutan pada kegiatan simulasi. 

Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro SIK MSi mengatakan, kegiatan ini memberikan gambaran kepada jajaran Polres terkait pola penanganan bencana. Ia juga menyampaikan bahwa saat ini sudah tersedia layanan 110 terkait kamtibmas.

“Kami sudah punya gambaran bila terjadi bencana ke depan. Mulai dari langkah strategis hingga penanganan pascabencana banjir,” akunya saat menyampaikan sambutan.

Ia juga menambahkan, Polres Bima Kota telah memiliki tim trauma healing yang siap diterjunkan ketika terjadi bencana. *

Posting Komentar untuk "Banjir Bandang Lumpuhkan Kota Bima,"