![]() |
| Tim/jendelaberita.co.id CEK: Tim Dinas Pertanian Kota Bima cek kesiapan RPH untuk penyembelihan hewan kurban. |
KOTA BIMA – Dinas Pertanian Kota Bima memastikan kesiapan Rumah Potong Hewan (RPH) dalam menghadapi pemotongan hewan kurban pada Iduladha tahun ini. Hingga hari ini, tercatat sebanyak 68 ekor sapi telah didaftarkan untuk dipotong di RPH Kota Bima.
Kepala Dinas Pertanian Kota Bima Abdul Najir mengatakanx pihaknya telah melakukan pengecekan mesin serta kesiapan personel RPH sejak Senin lalu. Dari total hewan yang terdaftar, sebanyak 34 ekor di potong hari H, 32 ekor hari kedua dan dua ekor dipotong hari ketiga. Pemotongan akan berlangsung hingga Jumat mendatang.
Menurut Abdul Najir, warga sangat dianjurkan melakukan pemotongan hewan kurban di RPH karena prosesnya lebih terjamin dari sisi kebersihan dan sterilisasi.
“Pemotongan di RPH sangat dianjurkan karena lebih terjamin sterilisasinya dan kesehatan dagingnya,” ujarnya pada jendelaberita.co.id, Selasa (26/5) pagi tadi.
Ia menjelaskan, biaya pemotongan ditetapkan sebesar Rp400 ribu per ekor. Layanan tersebut sudah termasuk penanganan pemotongan, namun tidak melayani pemotongan hingga ukuran kecil atau belah empat.
Selain itu, tahun ini juga terdapat satu ekor sapi bantuan presiden dengan bobot mencapai 813 kilogram yang akan dipotong di Kota Bima.
Abdul Najir menegaskan, kesiapan RPH saat ini dinilai memadai, baik dari sisi peralatan maupun personel. Dinas Pertanian juga telah membentuk tim antemortem dan posko monitoring ternak kurban untuk mengawasi kesehatan hewan sebelum dan sesudah pemotongan.
Masyarakat diimbau segera melapor apabila menemukan gejala penyakit pada hewan kurban. Beberapa penyakit yang saat ini menjadi perhatian dan pengawasan ketat antara lain penyakit mulut dan kuku (PMK) serta antraks. Pengawasan diperketat terutama terhadap ternak yang masuk dari luar daerah.
Meski demikian, ternak lokal Kota Bima dipastikan relatif aman karena rutin mendapatkan vaksinasi setiap tahun.
“Kalau ternak dari dalam kota bisa lebih dijamin karena setiap tahun dilakukan vaksinasi,” katanya.
Dinas Pertanian juga membuka Posko Idul Kurban di wilayah Kecamatan Rasanae Barat dan Rasanae Timur. Warga diminta segera menghubungi posko apabila menemukan kejanggalan pada hewan kurban yang akan dipotong. (Tim)

Posting Komentar untuk "Idul Adha, 68 Ekor Sapi Terdaftar Dipotong di RPH Kota Bima"