![]() |
| Tim/jendelaberita.co.id DISKUSI:Wali Kota Bima HA Rahman H Abidin menghadiri diskusi dangan pelaku usaha Kota Bima, di Rumah Dining, Rabu (13/5) pagi tadi. |
KOTA BIMA-Pemerintah Kota Bima memperkuat sinergi dengan kalangan pelaku usaha untuk menopang pembangunan daerah di tengah tekanan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. Hal itu mengemuka dalam kegiatan silaturahim Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima bersama pelaku usaha di Rumah Dining, Rabu pagi (13/10).
Kepala BPKAD Kota Bima Siswadi mengatakan, pelaku usaha memiliki peran penting dalam pembangunan daerah. Sebab, dunia usaha selama ini memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan daerah.
“Para pengusaha ini turut serta dalam pembangunan daerah,” ujarnya.
Menurut Siswadi, pemerintah daerah juga akan mendorong promosi daerah ke luar wilayah guna menarik minat investor masuk ke Kota Bima. Langkah itu dinilai penting untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.
Sementara itu, Wali Kota Bima HA Rahman H Abidin mengatakan, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam membangun daerah tanpa dukungan dunia usaha.
“Terima kasih sudah menjadi mitra strategis membangun daerah ini,” katanya.
Dia mengakui, hampir seluruh daerah saat ini menghadapi tantangan berat akibat pengurangan dana transfer pusat melalui kebijakan efisiensi anggaran. Dampaknya, sejumlah program pembangunan daerah ikut terkoreksi.
Kondisi tersebut lanjutnya, semakin berat dengan adanya kebijakan pengangkatan PPPK penuh waktu maupun paruh waktu yang berdampak pada beban anggaran daerah.
Karena itu, pemerintah daerah dituntut lebih mandiri dengan mengoptimalkan potensi pendapatan asli daerah (PAD). Salah satu sumber utama yang diharapkan berasal dari sektor pajak dan retribusi.
“Dukungan yang bisa dilakukan dari pajak dan retribusi. Ini harus kita optimalkan,” tegasnya.
Aji Man sapaan akrabnya ini meminta dukungan pengusaha dalam membantu pemerintah memungut pajak dari masyarakat. Menurutnya, hasil pungutan tersebut nantinya dikembalikan untuk pembangunan Kota Bima.
“Kami berharap dukungan dari pengusaha,” tuturnya.
Selain soal kontribusi pajak, wali kota juga menyoroti kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Dia mengaku masih menemukan tumpukan sampah di depan sejumlah restoran dan tempat usaha.
Karena itu, dia meminta pelaku usaha ikut berperan menjaga kebersihan demi mewujudkan Kota Bima yang lebih tertata dan nyaman.
Kegiatan yang digelar Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bima. Dihadiri Ketua APINDO Kota Bima itu dihadiri Ketua Kadin Kota Bima serta 51 perwakilan pelaku usaha dari sektor restoran, parkir hingga pariwisata. (Tim)

Posting Komentar untuk "Pemkot Bima Gandeng Pengusaha Genjot PAD di Tengah Efisiensi Anggaran"