TPID Kota Bima Perkuat Pengendalian Inflasi Jelang Idul Adha

 

Tim/jendelaberita.co.id
PIMPIN: Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan memimpin rapat di ruang rapat Wali Kota Bima. 

KOTA BIMA – Pemerintah Kota Bima memperkuat langkah pengendalian inflasi dan menjaga stabilitas pangan menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Upaya itu dibahas dalam High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang digelar di Aula Parenta, Ruang Rapat Wali Kota Bima, Selasa (19/5).

Rapat dipimpin langsung Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan dan dihadiri unsur Forkopimda, Bank Indonesia, BULOG, BPS, Pertamina, hingga sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

Dalam arahannya, Feri Sofiyan menegaskan pengendalian inflasi tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri. Menurut dia, diperlukan sinergi seluruh unsur TPID dan stakeholder agar stabilitas harga dan pasokan pangan tetap terjaga menjelang hari besar keagamaan.

“Pengendalian inflasi membutuhkan penyamaan persepsi dan kerja bersama seluruh unsur TPID serta stakeholder terkait agar stabilitas harga dan pasokan pangan tetap terjaga,” ujarnya.

Pemkot Bima, lanjut dia, akan fokus pada sejumlah langkah strategis. Di antaranya menjaga keterjangkauan harga melalui gerakan pangan murah, operasi pasar, dan inspeksi mendadak (sidak) pasar. Selain itu, pemerintah memastikan ketersediaan bahan pokok serta kelancaran distribusi barang di lapangan.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB mengapresiasi langkah yang dilakukan TPID Kota Bima. Menurutnya, strategi pengendalian inflasi yang diterapkan sudah berada di jalur tepat, terutama dalam menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan menjelang Idul Adha.

Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut kondisi inflasi di Kota Bima masih dalam batas terkendali secara nasional meskipun mengalami perlambatan. Namun, terdapat sejumlah faktor eksternal yang sulit dikendalikan daerah, seperti kenaikan ongkos transportasi udara, bahan bakar, dan distribusi logistik.

Perwakilan KPPN juga menekankan pentingnya penguatan belanja pemerintah yang tepat sasaran untuk mendukung stabilitas ekonomi daerah dan ketahanan pangan masyarakat.

Di sisi lain, Danramil Rasana’e Kodim 1608/Bima menyatakan kesiapan TNI mendukung pengamanan distribusi pangan dan pengawasan lapangan agar kondisi tetap aman dan kondusif menjelang Idul Adha.

Dukungan serupa disampaikan Kejari Raba Bima yang siap bersinergi dalam pengawasan distribusi dan stabilitas harga bahan pokok. Sementara BULOG memastikan stok pangan strategis, khususnya beras, dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Adapun Pertamina bersama SPBE PT Elnusa Petrofin memastikan distribusi energi dan LPG tetap berjalan lancar.

Dalam rapat tersebut, TPID Kota Bima juga menyepakati sejumlah langkah konkret. Sidak pasar dijadwalkan berlangsung di kawasan Amahami pada 22 Mei 2026 untuk memantau harga dan ketersediaan bahan pokok. Sedangkan Gerakan Pangan Murah akan digelar pada 24 Mei 2026 di lokasi yang sama guna menjaga keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat. (Tim)

Posting Komentar untuk "TPID Kota Bima Perkuat Pengendalian Inflasi Jelang Idul Adha"