Khataman Al-Qur'an Warnai Pelepasan Siswa SDN 40 Lewirato

Tim/jendelaberita.co.id
KHATAMAN: Siswa kelas VI SDN 40 Lewirato Kota Bima Khataman Al Quran di halaman sekolah setempat, Senin (15/6) pagi tadi. 

KOTA BIMA – Pelepasan siswa kelas VI SDN 40 Lewirato tahun ajaran 2025/2026 berlangsung berbeda. Selain menandai berakhirnya masa belajar di sekolah dasar, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan khataman Al-Qur'an sebagai bentuk pembinaan karakter dan keimanan peserta didik.

Acara yang berlangsung meriah itu dihadiri para orang tua siswa, guru, serta jajaran Pemerintah Kota Bima. Puluhan siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dasar mengikuti prosesi khataman sebelum secara resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SDN 40 Lewirato Hj Nurjanah mengatakan, para siswa agar terus menjaga nama baik almamater dan keluarga di mana pun berada. Dia juga meminta para lulusan untuk terus belajar demi meraih cita-cita yang diimpikan.

"Kami berharap anak-anak yang lulus dapat menjadi generasi yang beriman, berilmu, dan mampu meraih cita-citanya di masa depan," ujarnya saat menyampaikan sambutan. 

Nurjanah juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anaknya di SDN 40 Lewirato. Dia tak lupa menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pendidikan masih terdapat berbagai kekurangan.

"Terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah menitipkan putra-putrinya kepada kami. Jika selama mendidik terdapat kekurangan, kami mohon maaf," katanya.

Asisten II Setda Kota Bima Drs H Supratman, MAP memberikan apresiasi kepada para siswa yang telah menuntaskan pendidikan dasar. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan pencapaian yang patut disyukuri karena di baliknya terdapat kerja keras guru serta pengorbanan orang tua.

"Selamat kepada seluruh siswa yang hari ini menyelesaikan jenjang sekolah dasar. Ini adalah prestasi yang harus disyukuri karena ada kesabaran para guru dan pengorbanan orang tua yang mengantarkan anak-anak sampai pada tahap ini," tuturnya.

Tim/jendelaberita.co.id
SISWA:Penyerahan Piagam 10 besar terbaik pada siswa. 

Supratman menilai kegiatan pelepasan yang dirangkaikan dengan khataman Al-Qur'an memiliki makna yang sangat positif. Di tengah berbagai tantangan perkembangan zaman, pembentukan akhlak dan etika dinilai menjadi kebutuhan yang semakin penting.

Menurutnya, saat ini nilai-nilai kesopanan dan penghormatan kepada guru mulai mengalami penurunan. Karena itu, pendidikan karakter harus terus diperkuat melalui kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.

"Dulu siswa merasa sungkan ketika berhadapan dengan guru. Sekarang banyak yang menganggap terlambat ke sekolah sebagai hal biasa. Ini menjadi tantangan bersama yang harus kita jawab melalui pendidikan karakter dan keagamaan," ungkapnya.

Dia menambahkan, Pemerintah Kota Bima sangat mengapresiasi konsep kegiatan tersebut. Selain menyesuaikan dengan ketentuan yang tidak memperbolehkan pelaksanaan wisuda di sekolah, kegiatan pelepasan siswa juga diisi dengan aktivitas yang memiliki nilai edukatif dan religius.

"Kami sangat mengapresiasi karena pelepasan siswa dikemas bersama khataman Al-Qur'an. Ini menjadi contoh kegiatan yang sederhana namun sarat makna," katanya.

Pada kesempatan itu, Supratman juga mengajak para orang tua untuk terus mendampingi dan mendukung proses belajar anak-anak di rumah. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan peran aktif keluarga.

"Dukungan orang tua sangat menentukan keberhasilan anak. Karena itu, pendampingan belajar di rumah harus terus dilakukan agar anak-anak dapat berkembang menjadi generasi yang cerdas dan berakhlak mulia," pungkasnya. (Tim) 

Posting Komentar untuk "Khataman Al-Qur'an Warnai Pelepasan Siswa SDN 40 Lewirato"