Wisuda Angkatan XXIII, STIE Bima Cetak 254 Sarjana,

 

Tim/jendelaberita.co.id
WISUDA: Ketua STIE Bima, Firdaus memberikan selamat pada Wisudawati, saat Wisuda angkatan XXIII, di aula kampus setempat, Kamis (27/8) pagi tadi,

Wali Kota Dorong Lulusan Jadi Pencipta Peluang

KOTA BIMA – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bima kembali mencetak ratusan sarjana baru. Sebanyak 254 mahasiswa resmi diwisuda dalam Wisuda Angkatan XXIII.

Prosesi tersebut menjadi penanda berakhirnya masa studi sekaligus awal bagi para lulusan untuk terjun ke dunia kerja, usaha, maupun pengabdian kepada masyarakat.

Ketua STIE Bima, Firdaus, mengatakan wisuda bukan sekadar seremoni akademik. Momentum tersebut menjadi bukti keberhasilan mahasiswa menuntaskan pendidikan sekaligus awal menghadapi tantangan kehidupan yang lebih luas.

Menariknya, dari 254 lulusan, sebanyak 165 mahasiswa telah mempublikasikan tugas akhirnya pada jurnal nasional terakreditasi Sinta 3 dan Sinta 4.

“Ini bukan sekadar angka. Ini adalah bukti bahwa STIE Bima terus berperan,” kata Firdaus.

Menurut dia, capaian publikasi tersebut menunjukkan penguatan kualitas akademik STIE Bima, terutama dalam bidang penelitian dan publikasi ilmiah.

Firdaus menegaskan, penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi terus menjadi bagian penting dalam pengembangan kampus. Penelitian yang dilakukan sivitas akademika, kata dia, tidak boleh berhenti sebagai karya ilmiah, tetapi harus mampu menjawab persoalan masyarakat.

“Penelitian harus berpijak dengan persoalan masyarakat. Penelitian harus memberikan solusi. Pengabdian harus memberikan manfaat dan ilmu pengetahuan harus menjadi kekuatan membangun daya,” ujarnya.

Dalam tiga tahun terakhir, STIE Bima juga berhasil memperoleh pendanaan penelitian mencapai Rp1,04 miliar. Sedangkan pendanaan untuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat mencapai Rp303 juta.

Pada 2025, pendanaan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi meningkat 113,80 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Firdaus menyebut berbagai capaian tersebut menjadi bagian dari komitmen kampus untuk terus meningkatkan mutu pendidikan. Lulusan STIE Bima diharapkan tidak hanya membawa gelar akademik, tetapi juga memiliki kompetensi, karakter, serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman.

“Perguruan tinggi tidak boleh berjalan di tempat. Dunia berubah, teknologi berubah, dunia kerja berubah, model bisnis berubah dan karena itu pendidikan tinggi harus berubah,” tegasnya.

Menghadapi perubahan tersebut, STIE Bima juga mendorong penguatan literasi digital serta pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran, penelitian, dan produktivitas akademik secara bertanggung jawab.

“Kita ingin lulusan STIE Bima bukan hanya siap menghadapi hari ini. Kita ingin lulusan STIE Bima siap menghadapi masa depan,” katanya.

Tim/jendelaberita.co.id
SAMBUTAN:Wali Kota Bima HA Rahman H Abidin menyampaikan sambutan pada acara wisuda STIE Bima, Kamis (27/8) pagi tadi. 

Wali Kota: Jangan Hanya Jadi Pencari Kerja

Sementara itu, Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin mendorong para lulusan STIE Bima agar tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan. Para sarjana baru diminta mampu menciptakan karya dan membuka peluang bagi orang lain.

Pesan itu disampaikan H. A. Rahman saat menghadiri Wisuda Angkatan XXIII STIE Bima.

Menurutnya, STIE Bima memiliki posisi penting dalam mendukung pembangunan daerah. Kampus tersebut dinilai bukan sekadar institusi pendidikan, tetapi telah menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Bima.

“Bagi Pemerintah Kota Bima, STIE Bima bukan sekadar institusi pendidikan tinggi saja. STIE Bima telah menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Bima dalam pembangunan daerah ini,” ujarnya.

Dia menyebut kontribusi STIE Bima terlihat dalam sejumlah program dan kegiatan strategis pemerintah. Mulai dari event daerah, ruang promosi daerah, penguatan ekonomi masyarakat hingga pemberdayaan pelaku UMKM.

Salah satunya melalui Rimpu Mantika 2026. STIE Bima turut memberikan dukungan dalam menyukseskan Pawai Rimpu Mantika.

Kampus tersebut juga dinilai aktif mendukung kegiatan pasar UMKM Kota Bima dengan ikut menggerakkan ekosistem ekonomi masyarakat serta memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk berkembang.

Selain itu, STIE Bima pernah berkontribusi dalam Job Fair Kota Bima. Kolaborasi itu dinilai menjadi jembatan antara dunia pendidikan dengan dunia kerja sekaligus bagian dari upaya menjawab persoalan ketenagakerjaan di daerah.

“Ini menunjukkan komitmen kampus dalam menjembatani dunia pendidikan dengan dunia kerja serta ikut menjawab tantangan ketenagakerjaan di daerah ini,” katanya.

H. A. Rahman menilai keterlibatan tersebut mencerminkan perguruan tinggi yang tidak hanya beraktivitas di lingkungan akademik, tetapi juga hadir di tengah masyarakat.

Pembangunan daerah, lanjutnya, membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Pemerintah memiliki program, perguruan tinggi memiliki ilmu pengetahuan dan sumber daya manusia, dunia usaha memiliki peluang, sementara masyarakat memiliki potensi yang dapat dikembangkan.

“Jika semuanya kita satukan, maka akan lahir kekuatan besar untuk membangun Kota Bima yang kita cintai,” tegasnya.

Karena itu, dia berharap kolaborasi Pemkot Bima dan STIE Bima terus diperkuat sehingga memberikan dampak yang semakin besar bagi pembangunan daerah.

Khusus kepada 254 wisudawan dan wisudawati, H. A. Rahman berpesan agar ilmu yang diperoleh selama kuliah tidak berhenti di ruang kelas.

“Ilmu harus turun menjadi gagasan, gagasan harus berubah menjadi karya, dan karya harus memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat,” pesannya.

Wali Kota juga mengajak para lulusan mengubah pola pikir. Bukan sekadar bertanya di mana akan bekerja, tetapi mulai memikirkan apa yang bisa diciptakan dan kontribusi yang dapat diberikan.

“Jangan hanya berpikir di mana saya akan bekerja. Mulailah berpikir apa yang bisa saya ciptakan, siapa yang bisa saya bantu dan kontribusi apa yang bisa saya berikan untuk Kota Bima, untuk bangsa dan negara,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada seluruh civitas akademika STIE Bima. Dia juga mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati Angkatan XXIII.

Dia berharap ilmu yang diperoleh para lulusan menjadi ilmu yang bermanfaat, membawa keberkahan bagi keluarga, serta menjadi kekuatan baru untuk ikut membangun Kota Bima, daerah, dan bangsa. (Tim)

Posting Komentar untuk "Wisuda Angkatan XXIII, STIE Bima Cetak 254 Sarjana,"