Diduga Telantarkan Istri, Oknum Polisi di Bima Ajukan Cerai Tanpa Alasan Jelas

IST/jendelaberita.co.id
ILUSTRASI

BIMA – Rumah tangga seorang anggota Polres Bima Kota, Nusa Tenggara Barat (NTB), berinisial Bripka A, menuai sorotan. Ia diduga menelantarkan istrinya, Dewi Anggraini (30), dan kini mengajukan gugatan cerai tanpa alasan yang jelas.

Dewi mengaku telah ditelantarkan selama dua tahun terakhir, tepat setelah sang suami dipercaya menjadi ajudan Bupati Bima. “Sudah dua tahun saya ditelantarkan,” ujarnya, Kamis (30/4).

Pasangan ini menikah sejak 2018 dan selama delapan tahun berumah tangga, Dewi menyebut tidak pernah terjadi konflik berarti. Bahkan, ia mengaku tidak pernah menuntut nafkah secara berlebihan dari suaminya.

Namun, realitas rumah tangga justru jauh dari harapan. Dewi mengungkapkan, nafkah yang diberikan Bripka A tidak menentu. Ia bahkan tidak mengetahui besaran gaji suaminya setiap bulan sebagai Abdi negara. 

“Saya tidak tahu berapa gaji A. Nafkah juga tidak rutin, kadang ada, kadang tidak,” tuturnya.

Ironisnya, kebutuhan rumah tangga selama ini banyak ditopang oleh orang tua Dewi. Mulai dari kebutuhan pokok hingga bantuan uang puluhan juta rupiah. Bahkan, sebuah mobil yang dibelikan keluarga Dewi sempat dijual oleh Bripka A.

Perubahan sikap suaminya mulai terasa sejak dua tahun terakhir. Dewi menilai, hal itu terjadi setelah Bripka A menjadi ajudan Bupati Bima. Sejak saat itu, hubungan keduanya merenggang hingga akhirnya pisah ranjang.

“Sejak jadi ajudan, kami pisah ranjang. A tidak pernah pulang dan nomor saya juga diblokir,” ungkapnya.

Situasi semakin memuncak ketika Dewi menerima surat gugatan cerai secara tiba-tiba. Hal itu membuatnya dan keluarga besar di Desa Rai Oi, Kecamatan Sape, terkejut.

“Sampai sekarang saya bingung, tiba-tiba datang surat cerai,” katanya.

Dia juga mengutarakan, proses perceraian kini masih dalam tahap mediasi di Polres Bima Kota. 

Wakapolres Bima Kota Kompol Herman, membenarkan adanya pengajuan cerai tersebut. Pihaknya telah memfasilitasi mediasi antara kedua belah pihak dan memberikan waktu untuk mempertimbangkan keputusan tersebut.

“Iya benar, diajukan  A. Kami sudah lakukan mediasi dan memberikan waktu untuk berpikir,” jelasnya.

Meski demikian, dalam proses mediasi, Bripka A tetap bersikukuh untuk bercerai tanpa mengungkapkan alasan yang jelas. Hingga kini, upaya mediasi masih terus berlangsung. (Tim) 

Posting Komentar untuk "Diduga Telantarkan Istri, Oknum Polisi di Bima Ajukan Cerai Tanpa Alasan Jelas"