![]() |
| Tim/jendelaberita.co.id SERAHKAN:Plt Kepala Dikpora Kota Bima A Haris (Kiri) menyerahkan hasil donasi, Kepala BPBD Kota Bima A Faruk, di kantor BPBD setempat, Jumat (28/8) sore tadi. |
KOTA BIMA – Kepedulian terhadap korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mengalir dari Kota Bima. Kali ini, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Kota Bima berhasil menggalang donasi sebesar Rp43.306.000.
Donasi tersebut dikumpulkan dari internal lingkup Dikpora, mulai dari guru hingga siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Bima. Bantuan kemudian diserahkan kepada Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bima A Faruk di kantor BPBD Kota Bima.
Plt Kepala Dikpora Kota Bima A Haris mengatakan, penggalangan dana tersebut merupakan tindak lanjut dari imbauan Wali Kota Bima untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa di NTT.
“Dari lingkup Dikpora, kami menindaklanjuti imbauan wali kota dengan menggalang dana dari internal, termasuk sekolah mulai SD hingga SMP. Bantuan ini berasal dari siswa dan guru,” ujarnya pada jendelaberita.co.id, tadi.
Dia berharap bantuan yang terkumpul dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang menjadi korban gempa di NTT. Menurutnya, kepedulian tersebut merupakan bentuk solidaritas masyarakat pendidikan Kota Bima terhadap warga yang sedang menghadapi bencana.
Sementara itu, Kepala BPBD Kota Bima A Faruk mengapresiasi donasi yang diserahkan Dikpora. Dia menyebut bantuan tersebut merupakan donasi terbesar yang diterima BPBD Kota Bima dari organisasi perangkat daerah (OPD).
“Kami mengapresiasi bantuan ini dan akan mengemban amanah dalam mendistribusikan seluruh donasi yang telah diberikan,” katanya.
Faruk menjelaskan, BPBD Kota Bima sebelumnya telah berkoordinasi terkait kebutuhan para korban gempa. Tidak seluruh kebutuhan dapat disiapkan dalam bentuk uang. Karena itu, sebagian bantuan akan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan yang dinilai paling mendesak.
Salah satunya penyediaan air bersih. BPBD berencana menyewa truk untuk membawa air bersih ke posko di daerah Lamba Leda, Kabupaten Manggarai.
Selain itu, bantuan juga akan digunakan untuk pengadaan tandon air yang akan ditempatkan di sejumlah masjid. Pengadaan tersebut akan dilakukan di wilayah Reo.
"Kami akan mengajak anggota Dikpora untuk sama-sama menyerahkan bantuan," tuturnya.
BPBD juga akan menyediakan perangkat permainan anak untuk membantu proses pemulihan trauma atau trauma healing bagi anak-anak korban gempa.
“Kemudian terpal juga tidak lupa. Itu sesuai permintaan sebanyak 100 lembar,” jelas Faruk.
Faruk menambahkan, seluruh penggunaan bantuan akan dipertanggungjawabkan secara khusus melalui laporan pertanggungjawaban (SPJ).
Dengan tambahan donasi dari Dikpora sebesar Rp43,306 juta, total bantuan yang telah dihimpun untuk korban gempa NTT mencapai sekitar Rp74 juta, setelah sebelumnya terkumpul sekitar Rp31 juta.
BPBD Kota Bima memastikan bantuan tersebut akan disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak bencana. (Tim)

Posting Komentar untuk "Dikpora Kota Bima Galang Donasi Rp43,3 Juta untuk Korban Gempa NTT"